Bahaya Gorengan Bagi Penderita Keputihan

Bahaya Gorengan Bagi Penderita Keputihan

Gorengan merupakan makanan yang sangat di gemari oleh semua orang, akan tetapi apakah kalian tahu di balik itu semua ternyata gorengan ini memiliki bahaya untuk perempuan yang memiliki keputihan. Bahaya apa yang akan di timbulkan? Nah untuk mengetahui Bahaya Gorengan Bagi Penderita Keputihan mari simak penjelasannya di bawah ini.

Bahaya Gorengan Bagi Penderita Keputihan

Di Indonesia gorengan adalah makanan ringan yang populer. Penjual gorengan dapat ditemukan di tepi jalan atau berkeliling dengan pikulan atau gerobak. Bahan-bahan yang dilapis adonan tepung dan digoreng antara lain; pisang goreng, tempe, tahu, oncom, ubi, singkong, cireng (Bahasa Sunda: Aci digoreng), yaitu tepung singkong digoreng, sukun, dan bakwan (di Jawa Barat disebut “bala-bala”) yaitu adonan tepung yang dicampur cacahan kubis dan wortel. Salah satu jenis gorengan yang populer adalah Tahu Sumedang. Perkedel jagung dan perkedel kentang juga masuk dalam kategori gorengan. Gorengan biasanya dimakan dengan cabe rawit. Di Malaysia dan Brunei gorengan juga lazim ditemui, antara lain pisang dan ubi goreng.

Beragam Bahaya Gorengan Bagi Kesehatan

Berikut ini beragam bahaya yang mungkin akan terjadi ketika anda memakan gorengan secara berlebihan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan risiko penyakit degeneratif

Sebuah penelitian dijalankan oleh Leah Cahill, Department of Nutrition di Harvard School of Public Health, kepada 100.000 orang pria dan wanita selama 25 tahun. Studi berikut menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi makanan yang digoreng setidaknya seminggu sekali punya risiko menderita diabetes mellitus style 2 dan penyakit jantung. Risiko ini makin lama meningkat seiring bersama dengan jumlah gorengan yang dikonsumsi.

Sebagai perbandingan, mereka yang makan gorengan 4-6 kali seminggu punya risiko hingga 39% untuk menderita diabetes jikalau dibandingkan bersama dengan yang makan gorengan 1 kali seminggu. Sementara mereka yang makan gorengan 7 kali apalagi lebih selama seminggu mengalami peningkatan risiko menderita diabetes hingga 55%.

  • Meningkatkan risiko kegemukan

Tidak hanya diabetes, risiko kegemukan hingga obesitas juga meningkat. Makanan tinggi lemak biasanya juga tinggi kalori, karena 1 gram lemak setara dengan 9 kalori. Sehingga satu sendok teh minyak gorengan dapat menyumbang 45 kalori. Jika Anda rutin mengkonsumsi makanan yang digoreng, bukan tidak mungkin lama kelamaan berat badan Anda akan bertambah. Kegemukan dan obesitas merupakan faktor risiko pada sebagian besar penyakit degeneratif, ini berarti jika berat badan Anda lebih dari normal maka risiko Anda untuk menderita penyakit lain juga meningkat.

  • Tersumbatnya pembuluh darah

Arterosklerosis adalah penumpukan plak di pembuluh arteri. Plak ini bisa menyumbat aliran darah berasal dari pembuluh arteri ke organ-organ penting di tubuh kita. Plak terbuat berasal dari lemak, kolesterol, dan kalsium yang terkandung didalam tubuh, lama kelamaan plak ini bakal mengeras dan menghindar peredaran darah.

Aeterosklerosis bisa mengakibatkan penyakit benar-benar bergantung di mana plak ini terbentuk. Jika terbentuk di arteri yang mengarah ke jantung, sumbatan plak bisa membuat penyakit jantung koroner, kalau terbentuk di anggota leher bisa membuat stroke. Plak pada arteri yang mengarah ke anggota gerak bisa membuat tangan dan kaki Anda mulai mati rasa apalagi infeksi.

  • Sumber lemak trans

Ada dua jenis lemak trans, yaitu yang secara alami terdapat pada makanan (biasanya pada daging dan susu) dan lemak trans buatan, yang berasal dari proses hidrogenasasi, suatu proses yang digunakan untuk mengubah minyak menjadi bentuk padat. Jenis minyak seperti ini banyak digunakan untuk menggoreng di gerai fast food, karena mudah disimpan, murah, dan dapat bertahan lama. Makanan yang diolah menggunakan metode deep fried biasanya menggunakan jenis minyak padat, karena minyak yang mengandung lemak trans memberikan rasa dan tekstur yang khas serta bisa digunakan berkali-kali.

Sebelum tahun 1990, Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat mengizinkan penggunaan lemak trans. Tetapi setelah maraknya penelitian yang menunjukkan hubungan antara konsumsi lemak trans dan masalah kesehatan terutama peningkatan pada kadar kolesterol jahat (LDL), maka pada tahun 2013 FDA menetapkan untuk membatasi ijin penggunaan lemak trans buatan di produk makanan.

  • Minyak goreng digunakan berkali-kali

Salah satu alasan mengapa konsumsi gorengan berbahaya bagi kesegaran Anda adalah dari minyak yang digunakan berkali-kali. Masing-masing type minyak punya suhu maksimum, di mana terhadap suhu maksimal tersebut, minyak akan menjadi mengeluarkan asap saat dipanaskan. Suhu ini disebut terhitung smoke point. Saat capai smoke point, akan dihasilkan zat berbahaya yang berbentuk racun bagi tubuh, dan juga radikal-radikal bebas yang bisa mengakibatkan kerusakan sel-sel di didalam tubuh Anda.

Semakin sering minyak digunakan, akan semakin rendah angka smoke point-nya supaya semakin gampang menghasilkan senyawa-senyawa yang tidak baik bagi tubuh. Selain itu, terkecuali tidak disimpan dengan benar, minyak lama kelamaan akan berbentuk anaerobik dan jadi area perkembangan bakteri layaknya bakteri penyebab keracunan makanan, clostridium botulinum.

  • Makanan digoreng menyerap lebih banyak minyak

Salah satu alasan mengapa gorengan yang Anda membeli mulai gurih mungkin sebab tepung berbumbu yang digunakan sebagai pelapis. Tetapi tahukah Anda, tepung berikut merupakan salah satu sumber lemak terbanyak dalam gorengan? Sifat menyerap minyak yang dimiliki tepung menjadikan anggota tepung di gorengan mampu menaruh banyak minyak sehabis mengalami proses penggorengan.

Baca Juga : Manfaat Madu Untuk Mengatasi Keputihan

Itulah beberapa bahaya jika mengkonsumsi gorengan secara berlebihan, dan inilah bahaya gorengan untuk yang mempunyai keputihan, gorengan atau makanan berminyak lebih yang berbumbu pedas. Pasalnya, tepung yang digunakan di dalam gorengan mengandung banyak karbohidrat dimana hal ini akan meningkatkan kadar gula dalam tubuh dan menyebabkan keputihan. Belum lagi, jika gorengan ini dipadukan dengan bumbu pedas. Hal ini akan membuat bakteri dan jamur penyebab keputihan bisa berkembang dan tumbuh dengan sangat cepat.

Itulah yang membuat anda harus menghindari makanan gorengan karena jika mengkonsumsi berlebihan keputihan yang anda alami akan semakin memburuk. Akan tetapi anda jangan khawatir dengan kondisi tersebut, karena kini telah hadir pengobatan yang dapat anda lakukan dengan mudah untuk mengatasi masalah keputihan yang dialami yaitu dengan menggunakan obat herbal LADYFEM. Ladyfem merupakan obat herbal yang terbuat dari perpaduan tanaman-tanaman herbal yang mempunyai kandungan serta khasiat yang bagus untuk mengatasi masalah kewanitaan termasuk keputihan.

Selain itu, ladyfem ini merupakan satu-satunya herbal yang di rekomendasikan langsung oleh pakar kesehatan reproduksi ternama Boyke Dian Nugraha serta telah memiliki izin edar dari BPOM sehingga aman untuk anda gunakan dalam jangka panjang. Untuk lebih jelas dan lengkapnya silahkan kunjungi : Legalitas Herbal Ladyfem.

Demikianlah artikel Bahaya Gorengan Bagi Penderita Keputihan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga informasi diatas bisa bermanfaat untuk kita semua terutama bagi anda yang mengalami masalah keputihan.

Post by : Obat Keputihan

Artikel Menarik Lainnya:

Khasiat Bawang Bombay Untuk Penyakit Keputihan
Khasiat Bawang Bombay Untuk Penyakit Keputihan
Manfaat Buah Naga Untuk Masalah Keputihan
Manfaat Buah Naga Untuk Masalah Keputihan
Khasiat Grapefruit Untuk Menghilangkan Kanker Payudara

1 thought on “Bahaya Gorengan Bagi Penderita Keputihan”

Leave a Comment